Buka bersama Jumat (3/8/2012), menjadi yang istimewa bagi para santri dan santriwati cilik dari Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro, Mojolaban, Sukoharjo. Mereka diundang buka bersama (Buber) serta silaturahmi dengan SAR HNC Lanud Adi Soemarmo.

Buka bersama (buber) memang sudah biasa bagi mereka.

Namun berkesempatan ngabuburit dengan melihat koleksi pesawat di dalam kompleks bandara menjadi hal langka bagi mereka.

“Puasa seperti ini menjadi hari rayanya bagi anak-anak dari ponpes, tapi kali ini memang istimewa karena acara dikemas dengan keunikan,” penjelasan dari Direktur Pendidikan Ponpes itu, Ibu Ustadjah Lilis Fatimah, di sela-sela mendampingi anak asuhnya.

Ibu Lilis mengaku senang, dan dia tidak mau 87 santri dan santriwatinya membuat moment itu sia-sia. “Dari mau berangkat saya sudah tekankan, kita ke bandara tak hanya melihat-lihat, tapi juga mengajak anak-anak agar menggantungkan cita-cita, siapa tahu di antara mereka bisa jadi pilot atau pramugari,” harapan Ibu Lilis.

Para petugas Binpotdirga Lanud Adi Soemarmo pun menjadi luwes memberi pengarahan di depan anak-anak. Selain memperkenalkan jenis-jenis pesawat di hanggar, mereka juga memancing kecintaan para santriwan santriwati terhadap kekayaan dirgantara Indonesia.

Yang heboh adalah saat para peserta diberi kesempatan mengenakan baju pilot berwarna oranye. Baju itu bebas dipakai. Bahkan, peserta diberi keleluasaan mengabadikan gambar saat mengenakan seragam dan berpose di depan pesawat. “Sebelum jadi pilot beneran, nyicil fotonya dulu,” celetuk sejumlah peserta.

Reza, peserta asal Karanganyar, mengaku senang berfoto dengan pose gagah saat itu. Meskipun demikian, secara jujur dia tak memiliki cita-cita jadi pilot atau pramugara. “Saya mau jadi kyai saja. nanti kan bisa diundang kemana aja trus saya datang diantar pesawat,” terangnya tersipu malu.

Kasi Binpotdirga Lanud Adi Soemarmo, Kapten Didik Hendriyanto mewakili Komandan Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Penerbang Kusworo, mengatakan gelar acara itu bertujuan menanamkan kecintaan anak-anak kepada dunia dirgantara. “Prinsipnya kami terbuka, orientasi biar mereka cinta dirgantara, utamanya cinta negera. toh semua ini milik mereka juga, milik rakyat Indonesia” kata dia.

Kegiatan yang diadakan oleh SAR HNC Lanud Adisoemarmo, adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam bulan Ramadhan, kami senang bisa berbagi pengalaman kepada para anak di Ponpes tersebut. “Mereka kurang beruntung tapi memiliki kesempatan sama dibanding anak-anak lainnya. Untuk itu tak ada salahnya mereka bermimpi dan meraihnya”, kata ketua panitia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *