Berawal dari rasa kepedulian dan keprihatinan atas beberapa bencana yang telah menimpa bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini, se-kelompok aktivis kemanusiaan dan peduli lingkungan yang pernah bekerja sama menjadi relawan di bencana tsunami Aceh, gempa Jogjakarta, tsunami Pangandaran serta rekan-rekan dari berbagai elemen masyarakat yang mempunyai keinginan, visi dan misi yang sama yaitu ingin berbuat sesuatu yang terbaik bagi negeri tercinta ini.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, mereka sepakat menyatukan niat dan pada 13 Juni 2009 berdirilah sebuah organisasi yang bernama Hihglander Human Nature Care.

Kiprah dan kinerja dari sekelompok aktivis tersebut, mendapat perhatian dari sebuah institusi besar yaitu TNI AU ADI SOEMARMO.
Atas inisiatif se-kelompok aktivis tersebut serta dukungan dari Marsekal Hadi Tjahjanto (beliau dulu menjabat Komandan Lanud Adi Soemarmo, sekarang menjabat Kepala Staf TNI AU) dan Mayor (Purn) Herwanto beserta Mayor Didik Hendriyanto (masih aktif bertugas di Lanud Adi Soemarmo) yang mempertemukan para aktivis tersebut dengan pihak TNI AU Adi Soemarmo, akhirnya organisasi tersebut resmi bermarkas di lingkungan pangkalan TNI AU AdiSoemarmo, tepatnya di bandara lama Adi Soemarmo.
Tidak sampai disitu saja, pihak TNI AU Adi Soemarmo yang secara struktural juga menjadi institusi yang menaungi serta membina potensi relawan yang berada di organisasi tersebut. Sebuah tahapan dan proses yang panjang serta tidak mudah.

Seiring berjalannya waktu serta dinamika organisasi, pada tanggal 17 September 2014, Highlander Human Nature Care berubah nama menjadi Human Nature Care (HNC) dan lebih lengkapnya adalah SAR HNC Lanud Adi Soemarmo, bersamaan dengan terbitnya akta pendirian organisasi.

Saat ini, SAR HNC Lanud Adi Soemarmo adalah suatu organisasi/lembaga yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan serta kepedulian lingkungan, melalui kegiatan pokoknya yaitu unit emergensi SAR (search and rescue) di bawah binaan TNI AU AdiSoemarmo.