Diduga akibat hujan yang mengguyur sejak siang hingga malam, talud setinggi 7 meter di asrama Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia (STT) Sangkakala di Kabupaten Semarang longsor dan mengakibatkan satu mahasiswa tewas tertimpa longsoran.

Aktivitas perkuliahan di Jalan Kopeng Km 7, Dsn. Kenteng, Ds. Sumogawe, Kec. Getasan itu diliburkan selama satu minggu.

Bagian Kemahasiswaan STT Sangkakala, Daryanto mengatakan setelah kejadian longsor pada Senin malam kemarin, saat ini telah dilakukan pertemuan dengan Pembantu Ketua STT, dan kampus memutuskan perkuliahan libur satu minggu.

"Libur mulai hari ini sampai Senin depan karena ada musibah ini," kata Daryanto di kampus STT Sangkakala, Selasa (14/11/2017).

Kemudian untuk pemulihan kondisi psikologis mahasiswa, akan dilakukan trauma healing dari Puskemas terdekat dan dari panti rehabilitasi yang ada.

"Sudah dilakukan sejak tadi pagi," ujarnya.

Untuk tempat tinggal mahasiswa sebanyak 110 saat ini menempati ruang aula dan kelas yang ada. Barang-barang milik mahasiswa mulai hari ini sudah dikemasi dibawa menuju tempat aula.

Mengenai korban meninggal, Resi (22), asal Tumpang Tumbang Anjir, Kuala Kurun, Gunung Mas, Kalimantan Selatan saat ini keluarga korban akan menuju ke STT Sangkakala di Getasan, Kabupaten Semarang. Pihak kampus akan memfasilitasi terkait pemulangan jenazah.

"Kami menunggu pihak keluarga dari Kalimantan yang menuju ke sini. Nanti, setelah sampai sini kami akan berembuk," kata Daryanto, Bagian Kemahasiswaan STT Sangkakala, Selasa (14/11/2017).

Jika nantinya dalam pertemuan keluarga menghendaki jenazah mau dibawa pulang, pihak kampus akan memfasilitasi dari sini hingga sampai tujuan.

Kemudian untuk korban terluka, kata Daryanto, Imannuel Nuban sudah diperbolehkan pulang dari RSP dr Ario Wirawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *