Sebanyak 116 perwakilan dari IPM (Ikatan Pemuda Muhammadiyah) se-Kabupaten Sragen digembleng dalam kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK). Kegiatan yang digelar selama satu hari, Sabtu (23/9), di Lembah Pringgondani Outbound Trainning Center, Sambi, Boyolali ini melibatkan beberapa instruktur dari TNI - AU Lanud Adi Soemarmo dan SAR HNC Lanud Adi Soemarmo.

Menurut ketua panitia Andini Via Janahti Putri mengungkapkan, peserta yang dikirim dalam kegiatan LDK ini berasal dari 23 sekolah di empat kecamatan di Kabupaten Sragen. Tiap-tiap pimpinan cabang mengirimkan tiga orang, dan pimpinan ranting sekolah mengirimkan lima sampai delapan orang. Kenapa pelaksanaan LDK dipilih di luar Sragen karena suasana LDK harus lebih baru dengan instruktur yang lebih bagus. Menurut Andini salah satu outbond di Sambi, Boyolali ini memiliki pengalaman bertaraf internasional dengan pemateri-pemateri outbound tak sembarangan.

Andini mengungkapkan hasil dari kegiatan ini, dimulai dengan kegiatan bedah buku dan LDK, dimana bertujuan untuk melatih seluruh pengurus IPM agar tertib administrasi dari administrasi kesekretariatan dan administrasi keuangan. Serta dapat membentuk jiwa-jiwa kepemimpinan yang tangguh dan mandiri, agar tidak setengah-setengah dalam berjuang di IPM. Generasi muda perlu diberikan materi wawasan cinta kebangsaan, motivasi menumbuhkan kedisplinanan. Dan pada LDK ini kami tumbuhkan karakter kepemimpinan kepada peserta.

Serma Hari Suryawan, instruktur daru TNI - AU Lanud Adi Soemarmo Solo mengatakan, pihaknya bersama SAR HNC Lanud Adi Soemarmo diminta bantuannya untuk mengisi LDK. Salah satu materi yang diberikan adalah kedisplinan dan cinta Tanah Air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *